Banjar Manis, 21 April 2025 — Pemerintah Pekon Banjar Manis, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, melaksanakan kegiatan penyemprotan fogging di wilayah Dusun 3 sebagai langkah cepat dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang telah menyerang beberapa warga di lingkungan tersebut.
Kegiatan fogging ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemerintah Pekon Banjar Manis terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mencegah meluasnya kasus DBD akibat meningkatnya populasi nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab utama penyakit tersebut.
Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh di rumah-rumah warga dan area sekitar pemukiman Dusun 3, terutama di lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk, seperti selokan, tempat penampungan air, dan pekarangan rumah.
Perangkat Pekon Banjar Manis yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan fogging ini merupakan tindakan preventif sekaligus respons cepat terhadap laporan warga mengenai kasus DBD di wilayah tersebut. Pemerintah Pekon berharap langkah ini dapat memutus rantai penyebaran nyamuk dan menekan angka kasus DBD di lingkungan masyarakat.
Selain melakukan penyemprotan, pemerintah pekon juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan gerakan 3M Plus, yaitu:
Menguras tempat penampungan air secara rutin,
Menutup rapat wadah air, dan
Mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air,
serta menabur abate dan memelihara ikan pemakan jentik nyamuk sebagai langkah tambahan pencegahan.
Kegiatan fogging berjalan dengan lancar, tertib, dan mendapat sambutan positif dari warga Dusun 3. Warga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pekon Banjar Manis atas upaya cepat dan tanggap dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan lingkungan Dusun 3 dan seluruh wilayah Pekon Banjar Manis dapat terhindar dari ancaman penyebaran penyakit DBD, serta semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat demi menciptakan pekon yang bebas penyakit.